Jumat, 26 Februari 2016

Berangkat dari seorang anak kuli payah menjadi anak kuliah

Banyak yang beranggapan jika seorang anak miskin tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi seorang ayah yang hanya berprofesi menjadi kuli ingin membuktikan ke seluruh orang bahwa pendidikan itu adalah penting dan hak semua orang tidak peduli dia kaya atau miskin. Dengan susah payah sang ayah membanting tulang dan memeras keringat. tidak peduli dengan apa yang ia rasakan, bahkan antara sakit dan sehat dia sudah tidak bisa membedakan, karena yang berada di benaknya hanyalah anak dan anak. Sang ayah tidak ingin melihat anak-anaknya kelak menjadi seperti ayahnya, sang ayah hanya berharap cukup dia dan ibunya saja yang merasakan kekerasan dan pahitnya hidup. sang ayah berharap di perjuangan mereka merawat,mendidik dan membesarkan anak-anak nya tidaklah sia-sia.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar